Thursday, December 29, 2016

Cara memantau kinerja karyawan adalah hal yang harus dilakukan untuk membuat perusahaan yang Anda pimpin menjadi lebih produktif dalam menjalankan aktifitas bisnis perusahaan Anda. Tujuan dari membantu kinerja ini adalah bukan memata-matai namun sebagai alat dan sarana untuk evaluasi pekerjaan yang telah di lakukan oleh staf dan juga karyawan perusahaan.

Kinerja yang baik adalah pencapaian seorang karyawan dalam menjalankan tanggung jawab pekerjaannya baik secara kualitas dan juga kuantitas pekerjaan yang telah dilakukan. Namun itu semua ada banyak faktor yang mempengaruhinya di antaranya

# Kemepimpinan (manajerial)
meliputi aspek mutu manajer dan team leader dalam memberikan dorongan, semangat, arahan dan dukungan kerja pada karyawan

# Faktor Tim
meliputi aspek dukungan dan semangat yang diberikan oleh rekan dalam satu tim, kepercayaan terhadap sesama anggota tim, kekompakan dan keeratan anggota tim

# Faktor sistem
meliputi sistem kerja, fasilitas kerja atau infrastruktur yang diberikan oleh proses organisasi dan kultur kerja dalam organisasi

Sebelumnya perhatikan beberapa hal berikut

3 Hal yang membuat kinerja karyawan menurun yaitu:

1. Beban kerja terlalu tinggi, beban dan tanggu jawab yang tidak sesuai dengan tugas dan dan fungsi karyawan membuat mereka merasa tidak mampu dan jenuh dalam melakukan aktifitas kerja sehari-hari.

Untuk beban dan tugas kerja yang lebih baik adalah di sesuaikan dan struktur fungsional kemapuan yang di miliki oleh karyawan itu sendiri sesuai dengan jabatan yang di embannya

2. Kurang gairah dan semangat kerja, kadang karyawan merasa tidak bersemangat dalam menjalankan tugasnya, hal tersebut bisa saja karena tidak adanya reward dan punishment yang di berikan pada karyawan. pemberian penghargaan terhadap karyawan akan membuat mereka lebih bersemangat dalam meningkatkan produktivitas kerja.

Sedangkan punishment atau teguran membuat mereka cenderung lebih berhati-hati dan berusaha sebaik mungkin menjalankan pekerjaan yang mereka lakukan

3. Tidak disiplin, disiplin, kunci dari perjalanan sebuah bisnis dalam perusahaan. Disiplin itu sendiri berkaitan dengan konsistensi dalam melakukan tugas dengan baik.

Coba bayangkan jika banyak karyawan dalam perusahaan Anda tidak disiplin, masuk kerja seenaknya saja, hal tersebut akan membuat sebuah masalah besar, karena target kerja tidak akan tercapai sesuai waktu yang telah di tentukan. Hal ini akan membahayakan bagi perusahaan Anda, jika perusahaan berjalan pada fokus pengembangan produktivitas yang berhubungan dengan pihak luar atau kostumer

Kembali ke fokus utama cara monitoring pada sebuah perusahaan, Penilaian yang dilakukan haruslah objektif dan bukan subjektif. Penilaian objektif lebih menciptakan rasa keadilan terhadap semua karyawan tanpa diskriminasi berbagai hal.

Cara mengukur kinerja karyawan yang baik adalah dengan menggunakan metode-metode perhitungan tertentu yang dapat menilai kriteria relatifitas. Metode perhitungan misalnya AHP, FAHP, SAW dan banyak lainya namun itu semua bahasanya di bidang yang lain dalam hal evaluasi.

Indikator pemantau kinerja karyawan

# Kuantitas Kerja Karyawan

Kuantitas merupakan jumlah capaian kerja yang di selesaikan oleh karyawan. Kuantitas yang dihasilkan diharapkan sesuai dengan target minimal sesuai dengan tanggung jawab yang di bebankan terhadap karyawan

# Kualitas kerja karyawan

Kualitas merupakan tingkatan hasil dari tanggung jawab yang dilakukan. Indikator kualitas  ini dapat menunjukkan tingkat kemampuan karyawan terhadap tanggung jawab kerja

# Efisiensi karyawan

Efisiensi dalam banyak hal, misalnya penggunaan waktu, target capaian dan juga timeline yang di berikan kepada karyawan terhadap roadmap tanggung jawab kerja yang diberikan

# Menguasai jobdesk

Merupakan kemampuan yang harus di miliki oleh karyawan dalam menjalankan pekerjaan dan tanggung jawabnnya sesuai dengan jabatan yang di jalani


Cara memantau Kinerja Karyawan

Secara teknis untuk memonitoring karyawan berikut ini :

1. Membuat target kerja, target kerja yang diberikan akan berguna sebagai alat untuk karyawan melakukan pekerjaannya sehari-hari. Target ini baiknya dalam bentuk roadmap sesuai yang sudah di singgung diatas. Dengan roadmap tersebut karyawan akan mendapatkan gambaran pekerjaan dari waktu yang akan datang.

2.Membuat data statistik, data statistik ini dibuat untuk memudahkan pimpinan melakukan evaluasi dan pengambilan keputusan yang berhubungan dengan kebijakan perusahaan. Statistik kinerja ini layaknya menggunakan tampilan visual yang mudah di pahami. Tugas ini biasanya dilakukan oleh auditor yang bertugas melakukan pengecekkan terhadap laporan yang di berikan oleh karyawan

3. Membuat laporan, karyawan membaut laporan kerja harian sesuai dengan jabatan berguna sebagai indikator kerja yang dilakuikan karyawan.

Teknik ini untuk memudahkan karyawan mendapatkan pertanggungjawaban terhadap tugas kerja yang diberikan kepada karyawan. Laporan kegiatan kerja ini dapat di pantau perhari, perminggu dan juga perbulan. Untuk  laporan ini sebisa mungkin di buat se simpel mungkin agar tidak membuat karyawan merasa kesulitan dala hal pelaporan pekerjaan. Kemudahan harus dilakukan karena pelaporan dilakukan perhari. Untuk lebih mudahnya lagi dapat menggunakan aplikasi berbasis web yang kami kembangkan.

Demikian ulasan tentang peningkatan produktivitas karyawan dalam hal monitoring kinerja karyawan agar dapat memberikan hal yang baik dalam menjalankan tugas sehari-hari dalam perusahaan.

Membuat Paging Datatable Bootstrap Tetap Jika di Klik / di Pilih

Bootstrap adalah desain yang sekarang sedang berkembang dalam desain sebuah website. Salah satu plugin yang di kembangkan yang dapat di integerasikan dengan desain bootstrap adalah datatable.

Gambar 1. Paging Datatable Bootstrap Tetap Jika di Klik


Pada datatable terdapat paging jika data yang di tampilkan berjumlah sangat banyak. Nah masalah yang sering di hadapai termasuk yang saya hadapi yaitu, ketika data pada tabel sangat banyak, dan terdapat paging kita klik salah satu no paging misal 2 atau 10, dan ketika di refresh atau di load kembali maka halaman paging akan otomatis kembali lagi ke bagian awal yaitu halaman satu.

Masalah di atas sangat membaut sebuah desain yang tidak efisien. Setelah mencari referensi sana sini, akhirnya ketemu sebuah fungsi jquery yang dapat membaut pagin halaman tetap statis jika browser di refresh sekalipun.

Paging Tetap jika di Refresh

Caranya cukup simpel dan mudah tambahkan script berikut ini sebelum tag </body> pada bagian bawah atau footer template yang kita gunakan.

1
2
3
4
5
6
7
8
9
<script>
 $(document).ready(function() {
 $('#t1').DataTable({
 responsive: true,
 stateSave: true // keep paging
 });
 });

</script>
Inti dari script yang menjaga agar pagin tetap berada pada posisi ketika di klik yaitu statSave:true Untuk script yang di atasnya adalah fungsi yang lain  yang saya gunakan pada datatable. Begitupula untuk tab pada bootstrap, kadang jika di refresh, maka tab akan kembali pada tab awal.

Kegunaan dan Cara Menggunakan $_SESSION[] PHP

By , February 17, 2015,
Kegunaan dan Cara Menggunakan $_SESSION[] PHP. Pada kesempatan kali ini Saya akan membagikan tentang tutorial penggunaan session di php. Session adalah salah satu bagian dari cookies. Untuk penggunaanya banyak sekali. Tergantung keperluan Anda untuk menggunakan session ini. Pada tutorial kali ini Saya akan menggunakan session untuk login.
Kegunaan session adalah untuk melakukan aktivitas yang berhubungan dengan interaksi user pada sebuah web server php. Untuk kali ini saya akan jelaskan penggunaan session untuk login dan logout. Penjelasanya yang perlu diketahui adalah penggunaan $_session[] harus di daftarkan terlebih dahulu. Tanpa session didaftarkan, maka variabel session tidak dapat digunakan alias kosong.

Bagian-bagian dari $_SESSION[]

Berikut ini bagian session yang perlu Anda ketahui penggunaannya.
1. Session_start();
Kegunaan dari fungsi session_start(); adalah untuk memulai eksekusi session pada server dan kemudian menyimpannya pada browser. Dengan intruksi ini menunjukkan pada saat session di mulai, semua session akan diaftarkan selanjutnya akan disimpan. Penyimpanan ini terjadi sampai jangka waktu tertentu. Dan untuk membaut session berdasarkan waktu bisa Anda setting sendiri. Mudah-mudahan nanti saya buat tutorialnya dengan batas waktu session. Selain dengan batas waktu, session bisa hilang jika cookies browser Anda hilangkan. Dengan dihilangkan, maka secara otomatis session juga hilang dari browser Anda.
2. Session_register(“”);
Selanjutnya jika session sudah dimulai dengan perintah no 1, maka langkah selanjutnya adalah mendaftarkan session pada tahap berikutnya. Pada fungsi tersebut terdapat dua tanda petik, diantara tanda petik tersebut berisi nama session yang Anda daftarkan. Berikut contoh session yang saya buat pada koding loginsistem informasi iklan:
1
session_register("username");
Saya mendaftarkan username pada browser untuk saya gunakan menampilkan menu.
3. $_SESSION[username]
Jika pada no adalah mendaftarkan sebuah session. Berbeda dengan yang ketiga ini. Varibel ini adalah sebuah inisialisasi dari session.
4. Session_destroy();
Pada bagian ini menjelesakan bahwa semua session yang telah di buat dan di inisialisasi akan di destroy atau di hancurkan. Nah pada tahanpan inilah yang sering digunakan untuk script logout pada web atau aplikasi berbasis web lainya.

Kegunaan dan Cara Menggunakan $_SESSION[] PHP

Oke sebelumnya tadi kita sudah menjelaskan beberapa kegunaan dan bagian-bagian dari session. Kali ini cara membuat dan menggunakan $_session. Untuk studi kasus ini, Seperti yang sudah saya jelaskan tadi yaitu login.
Pertama buatlah file dengan nama session.php kemudian tempatkan pada server Anda, sesuaikan dengan server Anda, bisa xamp, wamp atau sejenisnya. Dan file yang kedua yaitu ceksession.php.
Berikut script contoh penggunaan session:
1. session.php
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
<?php
session_start();
if (empty($_SESSION[username]) AND empty($_SESSION[password])){
 echo 'INI HALAMAN DEPAN, ANDA BELUM <a href="?modul=login">Login</a>';
}else{
 echo 'ANDA SUDAH LOGIN DENGAN username: <b>'.$_SESSION[username].'</b> password: <b>'.$_SESSION[password].'</b> <a href="?modul=logout">Logout</a>';
}
 
switch ($_GET['modul']){
 case "login":
 echo '
 <form name="login" action="ceksession.php" method="POST">
 Username :
 <input type="text" name="username">
 Password :
 <input type="text" name="password" >
 <button type="submit">Login</button>
 </form>';
 break;
 
 case 'logout':
 session_destroy();
 echo "<center>Anda telah sukses keluar sistem </center>";
 echo "<meta http-equiv='refresh' content='1;url=/session.php'>";
 break;
 
 default:
 //echo 'HALAMAN DEPAN <a href="?modul=login">Login</a>';
 break;